Entri Populer

Selasa, 06 Oktober 2015

kewirausahaan



Dosen ; Drs. Lukman Hakim MM                Nama Mahasiswa : Azis Solihin
Mata kuliah : kewirausahaan                                             Nim : 1334021415
Universitas krisna dwipayana
tugas kuliah
Peran Wirausaha Dalam Pertumbuhan Perekonomian Suatu Negara
3 Teori menurut para ahli
Theory David McCleland
Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan
bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan,
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede
Ngurah Puspayoga mengatakan, bahwa jumlah pengusaha di Indonesia hanya
sekitar 1,65 persen dari jumlah penduduk saat ini. " kalah jauh dibandingkan
Malaysia 7 % dengan negara tetangga. Misalnya Singapura sebesar  Malaysia 5%, dan Thailand 4%,"
Mengapa dengan semakin banyak wirausahawan disuatu negara
akan meningkatkan daya saing negara tersebut ?,
Pertama, sebuah negara yang memiliki wirausahawan banyak tentunya akan mendapatkan penghasilan yang besar dari sector pajak, atas kegiatan ekonomi yang mereka lakukan, apabila suatu negara terlalu banyak pegawai negeri sipil yang kurang
atau bahkan tidak produktif, maka mereka setiap bulan memakan anggaran negara untuk menggaji mereka, namun sumbangsih mereka pada perekonimian nasional sangat minim baik dari segi pajak maupun tingkat konsumsi.
Skala besarnya Wirausaha padat karya seperti konveksi,pengerajin,perkebunan,industry,manufaktur dll Akan lebih banyak lagi menyerap tenaga kerja mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan satu daerah dimana kegiatan wirausaha  /perusahaan tersebut berada.
contoh lainya, dengan semakin banyak penduduk menjadi wirausaha, maka ekonomi mereka akan mandiri, tidak akan bergantung pada sistem ekonomi kapitalis, dalam hal ini pemerintah harus pro aktif menyediakan modal bagi para pengusaha agar benar-benar produktif dengan bunga yang kompetitif, dan tidak menghancurkan pengusaha maupun pemerintah, hasil keuntungan usaha mereka akan disimpan di bank-bank dalam negeri, sehingga perputaran uang semakin lancar, dengan hal tersebut modal mereka
akan bertambah sehingga mampu menembus pangsa pasar global, yang nantinya menaikkan neraca ekspor-impor dan akan menambah devisa negara secara signifakan, maka dengan hal tersebut sangatlah jelas, bahwa kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting untuk menaikkan harkat martabat suatu bangsa dikancah internasional.
Selanjutnya ditinjau dari segi GNP (Gross National Product), apabila semakin banyak uang yang dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia, karena berwirausaha maka uang yang dihasilkan berpeluang semakin besar, berbeda dengan gaji yang nominalnya relatif tetap.
Akan meningkatkan GNP yaitu keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi warga negara penduduk tersebut dimanapun berada (di dalam dan luar negeri), dengan meningkatkan GNP ini akan semakin memperkuat ekonomi nasional secara makro, dan mempercepat roda pembangunan nasional, karena ketersediaan anggaran semakin meningkat.
Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak warga Negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat luas.

Teori pertumbuhan ekonomi neo klasik
Dimana pertumbuhan suatu Negara tumbuh dari masa Ekonomi pertanian,meningkat menjadi ekonomi perdagangan,meningkat lagi menjadi ekonomi industry dan sekarang sudah memulai sector ekonomi jasa.
Ø  Masa Ekonomi pertanian atau pada masa ekonomi tertutup Pada masa ini, semua kegiatan manusia hanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Individu atau masyarakat bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen sehingga tidak terjadi pertukaran barang atau jasa.
Masa pererokoniam ini memiliki ciri-ciri:
1.      Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri
2.      Setiap individu sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen
3.      Belum ada pertukaran barang dan jasa

Masa pererokoniam ini perekonomian pertumbuhan ekonominya sangat rendah Karen blm mengenal bahkan menerapkan teknologi dipertaniannya .seperti pada saat ini
Di Indonesia Sebagai salah satu negara yang termasuk dalam wilayah tropis, Indonesia memiliki potensi pertanian yang sangat baik, terutama untuk pertanian tropika. Salah satu produk pertanian tropika Indonesia yang berpotensi menjadi andalan adalah produk pertanian segar dalam bentuk buah-buahan dan sayuran. Produk lain yang turut menjadi
andalan adalah rempah-rempah dan Bahan Bakar Nabati (BBN). Indonesia merupakan Negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya alam yang melimpah untuk produk pertanian. Di sector pertanian Indonesia memiliki beragam jenis tenaman, hal ini didukung kondisi iklim tropis yang berbeda, dibidang tanaman pangan di Indonesia memiliki tanaman unggul seperti padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan berbagai jenis faritas yang lain. Pertanian merupakan sektor yang memiliki peranan signifikan bagi perekonomian Indonesia. Sektor pertanian menyerap 35.9% dari total
angkatan kerja di Indonesia dan menyumbang 14.7% bagi GNP Indonesia (BPS, 2012).
Ø  Ekonomi perdagangan adalah berkembang dari ekonomi pertanian dimana pelaku ekonomi tidak lagi hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri sudah memulai pertukaran dari hasil produksinya (hasil pertaniannya) sudah mulai mengenal alat tukar untuk mempermudah transaksi(uang)
Memulai bertransaksi untuk memenuhi kebutuhannya dan memperbaiki kehidupan ekonominya . Masa pertumbuhan ekonomi perdagangan lebih baik dari masa ekonomi pertanian masa ekonomi perdagangan modern para pelaku kegiatan ekonomi sudah  bergerak luas ekpor dan impor antar Negara sehingga meningkatkan PNB/PDB.
Ø  Ekonomi industri pada menggunakan teknologi untuk memproduksi barang dan mengolah hasil alamnya menjadi  lebih banyak macam produk yg bisa dihasilkan atau bisa lebih bermafaat dan untuk diperdagangkan
Industry manukfaktur misalnya ;
Menginovasi produk produk untuk diperdagangkan dan memenuhi kebutuhanya
Contoh pengalengan ikan ,agar bisa dijual untuk lebih lama lagi
Mengolah hasil hutan rotan,kayu dll untuk pembuatan ,furniture ,kayu lapis ,kertas untuk bisa dieskpor atau dibuat sesuatu permintaan kebutuhan
Mengolah kapas untuk menjadi kain ,atau membuat kain/tektil dari bahan sintetis
Mengolah getah dari pohon karet untuk bisa lebih bermanfaat menjadi ban kendaraan,alas sepatu dll.
Industri pertambangan ;
Mengekplorasi minyak bumi,logam,batu bara  dan lain lain
Pertumbuhan pada masa ekonomi industry jauh lebih baik dari masa ekonomi perdagangan hanya saja menimbulkan dampak lingkungan yang sangat buruk
Misalnya pencemaran lingkugan akibat limbah dari pabrik pabrik tekstil,percemaran udara akibat ekplorasi minyak bumi,tanah yang tidak lagi bisa ditumbuhi tanaman dari bekas explorasi tambang batu bara berkurangnya hutan karena explorasi tambang dan masih banyak lagi
Dari dampak tersebut masyarakat/Negara mulai mencari solusi untuk mengurangi dari dampak tersebut ,memulai memindahkan industry ke daerah /Negara lain masa ini disebut masa ekonomi jasa
Menggunakan modal /sumber daya ilmu pengetahuan dan pengalaman satu orang/ Negara menggunakan orang/Negara lain untuk melakukan pekerjaanya atau memproduksi kebutuhannya. Seperti yang sudah dilakukan oleh Negara Negara maju saat ini. Pabrik pabrik amerika dan jepang sudah banyak berada dinegara Negara asia termasuk Indonesia
Orang dengan sumber daya ilmu pengetahuan, dan pengalaman menjual merk dagang untuk menghasilkan pendapatanya,seperti Mc.Donal ,KFC,Pizza Hutt milik amerika yang ada diIndonesia , Rumah Pemijatan Teknik  jepang ,hoka-hoka bento milik orang jepang yang ada diIndonesia atau di Negara Negara lain,jasa teknologi komunikasi (Microsoft,facebook,google,yahoo dll),singapura memanfaatkan jasa bandara sebagai transit karena wilayahnya yang sangat strategis diantara benua – benua
Masa perekonomian jasa ini sangat besar pendapatannya dan sangat signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi satu daerah/Negara bagaimana tidak 1 orang wira usahawan pendiri microsof mengasilkan 200.000 rupian sehari
Untuk 1 tempat saja disemarang restoran cepat saji Mc.Donal bisa menghasilkan omset sebesar Rp. 900.000/bulan (sumber suara merdeka 2004)
Diseluruh dunia Mc.Donal memiliki 30.000 rumah restoran cepat saji dengan pengunjung rata rata 50.000.000 atau setiap 1 rumah restoran cepat saji rata rata 1.700 pengunjung
Dari situs resmi Mc.Donals  (www.Mc.Donals .com) laba bersih ditahun 2010 mencapai $4.949.000.000  atau setara dengan  Rp.69.286.000.000.000 (69 triliuan 286 milliar rupiah), Yahoo menghasilkan15.7 trilliun rupiah (2008),google ;46.5 trilliun rupiah (2008),microsof ; 194.5 trilliun rupiah (2008),facebook ;8.4 trilliun rupiah (2008)
Theory multiplier effect
Satu kegiatan bisnis akan dapat menggerakan kegiatan bisnis yang lain
Sebagai contoh dari kegiatan ;
Ø  Wira usaha mandiri
Tukang  Surabi ,dari sorang Tukang  Surabi bisa menggerakan atau memberikan keuntungan dikegiatan bisnis lain
Misalnya bahan dari Surabi
1.      Tepung beras / Beras ; berasal dari padi petani berarti secara tidak lgsg sudah memberikan keuntungan kepada petani,untuk menjadi beras yg bisa dimasak petani membutuhkan tempat penggilingan padi,angkutan yang mendistribusikan beras sampai ke pasar,pedagang ,beras,kuli –kuli dipasar dll
Dari satu bahan pokok tepung beras memberikan manfaat keuntungan kepetani > penggilingan padi > pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang beras>pekerja pasar > penggiling beras menjadi tepung
dari 1 bahan pokok nasi uduk bisa memberikan keuntungan kepada minimal 5 kegiatan bisnis lainya
2.      kelapa/santan kelapa dapat mendatangkan keuntungan
Dari pemilik kebun kelapa > pekerja pengambil kelapa > angkutan untuk transportasi sampai kepasar > pedangang kelapa > pekerja pekerja pasar
3.      gula aren dapat mendatangkan keuntungan
Penyadap getah aren bahan dasar gula > pembuat gula aren >  angkutan untuk transportasi sampai kepasar > pedangang gula > pekerja pekerja pasar
4.      Inovasi rasa misalnya dari buah buahan nangka,Durian,nanas,sirsak,dll dapat mendatangkan keuntungan
 petani buah > pekerja pengambil buah > angkutan untuk transportasi sampai kepasar > pedangang buah > pekerja pekerja pasar
Ø  Wira usaha Mikro
Ruman makan,restoraan seafood bisa menggerakan atau memberikan keuntungan lebih banyak lagi dikegiatan bisnis lain
Dari bahan dasar rumah makan / restoran seafood
1.      Nasi ; dari beras beras memberikan manfaat keuntungan ke-petani > penggilingan padi > pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang beras>pekerja pasar >
2.      Ikan,cumi,udang dll  ; dari nelayan >pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang ikan > pekerja pasar
3.      Bumbu bumbu cabe,bawang-bawang,rempah rempah dll tentunya juga akan mendatangkan keuntungan dikegiatan bisnis lain
4.      Tempat lokasi(sewa),peralatan,bahan operasioanal gas,listrik dll tentunya juga akan mendatangkan keuntungan dikegiatan bisnis lain
Dan jenis jenis wira usaha lainya wira usaha Kecil,Menengah,Besar semakin besar bidang kegiatan bisnisnya  maka akan memberikan keuntungan yang lebih luas lagi kepada kegiatan bisnis lainnya
Potensi wira usaha  di Indonesia
Potensi dari Demand / permintaan di Indonesia
1.      Jumlah penduduk terbesar no 4 dunia Sekitar 250 juta jiwa
Dari jumlah penduduk yang besar tidak hanya manusia hewan ternak,binatang peliharaan semuanya memiliki kebutuhan untuk memenuhi kehidupanya
Dari tempat tinggal,makanan,pakaian ,kesehatan ditambah kebutuhan gaya hidup sesuai dengan latar belakang pendidikannya ,semakin tinggi pendidikannya akan semakin banyak untuk memiliki kebutuhan memenuhi kebutuhanya
·         Permintaan kebutuhan  tempat tinggal yang banyak > potensi untuk bisnis property akan tinggi
·         Permintaan kebutuhan makan dari sarapan > makan siang > makan malam> cemilan > buah buahan > minuman dll potensi bisnis penyedia makanan/restoran,rumah makan,toko sembako,pembuat jajanan,dll tentunya akan tinggi pula
·         Permintaan kebutuhan pakaian > dari bayi > anak – anak >dewasa>orang tua > PRIA DAN WANITA potensi wira usaha utuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat banyak
·         Permintaan kebutuhan kesehatan > klinik,rumah sakit,pengobatan tradisional,pusat kebugaran,obat-obatan dll potensi wira usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut terbuka luas
·         Gaya hidup,semakin tinggi pendidikan semakin banyak kebutuhannya banyak potensi wira usaha untuk memnuhi kebutuhan gaya hidup kebutuhan alat kecantikan,fashion,barang barang elektronik,alat komunikasi,alat transportasi  dll
2.      Ragam kultur,budaya dan keAgamaan
Hari hari besar keagamaan ,natal,idul fitri,idul adha,sekatenan,tahun baruan
Misalkan untuk memenuhi Hari besar keagamaan natal > lampu hias,pohon cemara,kue-kue hidangan,paket travel liburan,restoran,hotel2 dll.
Idul fitri > pakaian , kue-kue hidangan,paket travel liburan,restoran,hotel2,angkutan transportasi,kebutuhan alat transaksi (uang,palayanan bank dll)
Dan potensi lain  untuk memenuhi kebutuhan  acara kebudayaan didaerah tertentu ( solo,jogja,medan dll)
3.      Luas wilayah darat yang subur dan laut yang kaya
Potensi dari luas wilayah yg  luas > perkebunan,penyedia transportasi darat laut,udara,alat komunikasi,media cetak,media elektronik ,teknologi pengolahan hasil laut (pengalengan ikan,dll)
Potensi suplay / penawaran di Indonesia
1.      Sumber daya alam
2.      Keindahan alam tropis dan Wilayah strategis diantara 2 benua
Kelemahan dari kelebihan yg di miliki Indonesia
1.      Pendidikan rendah
70 % penduduk indonesi berpendidikan rendah dan bahkan masih ada yang buta aksara hal tersebut menimbulkan sulitnya mendapat pekerjaan sehingga berdampak pada penganguran
2.      Pengangguran
Jumlah penganguran yang tinggi menimbulkan kecenderungan tingkat kejahatan yang tinggi
3.      Keterbatasan teknologi
Keterbatasan teknologi membuat banyak kekayaan alam diindonesia dikelola oleh orang asing sehingga masyarakat Indonesia tidak dapat manfaat yang banyak dari kekayaan alamnya sendiri
4.      Mentalitas Sifat mentalitas yang meremehkan mutu. ,yang suka menerabas ,tak percaya kepada diri sendiri., tak berdisiplin murni ,yang suka mengabaikan tanggung-jawab
Sifat mentalitas tersebut diatas menimbulkan kecenderungan sifat konsumtif,memperkaya diri sendiri (korupsi) tidak memperdulikan masalah yang akan timbul dikemudian hari (masa depan)


Sumber ;
Ref bacaan Buku Kewirausahaan IV”RZ foundation”
BPS Indonesia
Materi ajar mata kuliah kewirausahaan, Drs. Lukman Hakim MM
Replubika .com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar