Dosen
;
Drs. Lukman Hakim MM Nama
Mahasiswa : Azis Solihin
Mata
kuliah : kewirausahaan Nim :
1334021415
Universitas
krisna dwipayana
tugas kuliah
Peran Wirausaha Dalam Pertumbuhan Perekonomian Suatu Negara
3 Teori menurut para ahli
Theory David McCleland
Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan
bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal
sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan,
REPUBLIKA.CO.ID,
JAKARTA -- Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede
Ngurah
Puspayoga mengatakan, bahwa jumlah pengusaha di Indonesia hanya
sekitar
1,65 persen dari jumlah penduduk saat ini. " kalah jauh dibandingkan
Malaysia
7 % dengan negara tetangga. Misalnya Singapura sebesar Malaysia 5%, dan Thailand 4%,"
Mengapa dengan semakin banyak
wirausahawan disuatu negara
akan meningkatkan daya saing
negara tersebut ?,
Pertama, sebuah negara yang memiliki
wirausahawan banyak tentunya akan mendapatkan penghasilan yang besar dari sector
pajak, atas kegiatan ekonomi yang mereka lakukan, apabila suatu negara terlalu
banyak pegawai negeri sipil yang kurang
atau bahkan tidak produktif, maka
mereka setiap bulan memakan anggaran negara untuk menggaji mereka, namun
sumbangsih mereka pada perekonimian nasional sangat minim baik dari segi pajak
maupun tingkat konsumsi.
Skala besarnya Wirausaha padat karya seperti konveksi,pengerajin,perkebunan,industry,manufaktur
dll Akan lebih banyak lagi menyerap tenaga kerja mengurangi pengangguran dan
meningkatkan pendapatan satu daerah dimana kegiatan wirausaha /perusahaan tersebut berada.
contoh lainya, dengan semakin banyak penduduk menjadi
wirausaha, maka ekonomi mereka akan mandiri, tidak akan bergantung pada sistem
ekonomi kapitalis, dalam hal ini pemerintah harus pro aktif menyediakan modal
bagi para pengusaha agar benar-benar produktif dengan bunga yang kompetitif,
dan tidak menghancurkan pengusaha maupun pemerintah, hasil keuntungan usaha
mereka akan disimpan di bank-bank dalam negeri, sehingga perputaran uang
semakin lancar, dengan hal tersebut modal mereka
akan bertambah sehingga mampu menembus pangsa pasar global,
yang nantinya menaikkan neraca ekspor-impor dan akan menambah devisa negara
secara signifakan, maka dengan hal tersebut sangatlah jelas, bahwa
kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting untuk menaikkan harkat
martabat suatu bangsa dikancah internasional.
Selanjutnya ditinjau dari segi GNP (Gross National Product), apabila
semakin banyak uang yang dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia, karena
berwirausaha maka uang yang dihasilkan berpeluang semakin besar, berbeda dengan
gaji yang nominalnya relatif tetap.
Akan meningkatkan GNP yaitu keseluruhan barang dan jasa yang
diproduksi warga negara penduduk tersebut dimanapun berada (di dalam dan luar
negeri), dengan meningkatkan GNP ini akan semakin memperkuat ekonomi nasional
secara makro, dan mempercepat roda pembangunan nasional, karena ketersediaan
anggaran semakin meningkat.
Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat
disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat
dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta
bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak
warga Negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu
diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang
dihasilkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat luas.
Teori pertumbuhan ekonomi neo klasik
Dimana pertumbuhan suatu Negara tumbuh dari masa Ekonomi
pertanian,meningkat menjadi ekonomi perdagangan,meningkat lagi menjadi ekonomi
industry dan sekarang sudah memulai sector ekonomi jasa.
Ø
Masa Ekonomi pertanian atau pada masa ekonomi
tertutup Pada masa ini, semua kegiatan manusia hanya semata-mata untuk memenuhi
kebutuhannya sendiri. Individu atau masyarakat bertindak sebagai produsen
sekaligus konsumen sehingga tidak terjadi pertukaran barang atau jasa.
Masa pererokoniam ini memiliki ciri-ciri:
1. Kegiatan
manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri
2. Setiap
individu sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen
3. Belum
ada pertukaran barang dan jasa
Masa pererokoniam ini perekonomian pertumbuhan ekonominya
sangat rendah Karen blm mengenal bahkan menerapkan teknologi dipertaniannya .seperti
pada saat ini
Di Indonesia Sebagai salah satu negara yang termasuk dalam
wilayah tropis, Indonesia memiliki potensi pertanian yang sangat baik, terutama
untuk pertanian tropika. Salah satu produk pertanian tropika Indonesia yang
berpotensi menjadi andalan adalah produk pertanian segar dalam bentuk
buah-buahan dan sayuran. Produk lain yang turut menjadi
andalan adalah rempah-rempah dan Bahan Bakar Nabati (BBN).
Indonesia merupakan Negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya
alam yang melimpah untuk produk pertanian. Di sector pertanian Indonesia
memiliki beragam jenis tenaman, hal ini didukung kondisi iklim tropis yang
berbeda, dibidang tanaman pangan di Indonesia memiliki tanaman unggul seperti
padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan berbagai jenis faritas yang lain.
Pertanian merupakan sektor yang memiliki peranan signifikan bagi perekonomian
Indonesia. Sektor pertanian menyerap 35.9% dari total
angkatan kerja di Indonesia dan menyumbang 14.7% bagi GNP
Indonesia (BPS, 2012).
Ø
Ekonomi perdagangan adalah berkembang dari
ekonomi pertanian dimana pelaku ekonomi tidak lagi hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri sudah memulai
pertukaran dari hasil produksinya (hasil pertaniannya) sudah mulai mengenal alat
tukar untuk mempermudah transaksi(uang)
Memulai bertransaksi untuk memenuhi kebutuhannya dan
memperbaiki kehidupan ekonominya . Masa pertumbuhan ekonomi perdagangan lebih
baik dari masa ekonomi pertanian masa ekonomi perdagangan modern para pelaku
kegiatan ekonomi sudah bergerak luas
ekpor dan impor antar Negara sehingga meningkatkan PNB/PDB.
Ø Ekonomi
industri pada menggunakan teknologi untuk memproduksi barang dan mengolah hasil
alamnya menjadi lebih banyak macam
produk yg bisa dihasilkan atau bisa lebih bermafaat dan untuk diperdagangkan
Industry manukfaktur misalnya ;
Menginovasi produk produk untuk diperdagangkan dan memenuhi
kebutuhanya
Contoh pengalengan ikan ,agar bisa dijual untuk lebih lama
lagi
Mengolah hasil hutan rotan,kayu dll untuk pembuatan ,furniture
,kayu lapis ,kertas untuk bisa dieskpor atau dibuat sesuatu permintaan
kebutuhan
Mengolah kapas untuk menjadi kain ,atau membuat kain/tektil
dari bahan sintetis
Mengolah getah dari pohon karet untuk bisa lebih bermanfaat
menjadi ban kendaraan,alas sepatu dll.
Industri pertambangan ;
Mengekplorasi minyak bumi,logam,batu bara dan lain lain
Pertumbuhan pada masa ekonomi industry jauh lebih baik dari
masa ekonomi perdagangan hanya saja menimbulkan dampak lingkungan yang sangat
buruk
Misalnya pencemaran lingkugan akibat limbah dari pabrik
pabrik tekstil,percemaran udara akibat ekplorasi minyak bumi,tanah yang tidak
lagi bisa ditumbuhi tanaman dari bekas explorasi tambang batu bara berkurangnya
hutan karena explorasi tambang dan masih banyak lagi
Dari dampak tersebut masyarakat/Negara mulai mencari solusi
untuk mengurangi dari dampak tersebut ,memulai memindahkan industry ke daerah
/Negara lain masa ini disebut masa ekonomi jasa
Menggunakan modal /sumber daya ilmu pengetahuan dan
pengalaman satu orang/ Negara menggunakan orang/Negara lain untuk melakukan
pekerjaanya atau memproduksi kebutuhannya. Seperti yang sudah dilakukan oleh
Negara Negara maju saat ini. Pabrik pabrik amerika dan jepang sudah banyak berada
dinegara Negara asia termasuk Indonesia
Orang dengan sumber daya ilmu pengetahuan, dan pengalaman
menjual merk dagang untuk menghasilkan pendapatanya,seperti Mc.Donal ,KFC,Pizza
Hutt milik amerika yang ada diIndonesia , Rumah Pemijatan Teknik jepang ,hoka-hoka bento milik orang jepang
yang ada diIndonesia atau di Negara Negara lain,jasa teknologi komunikasi (Microsoft,facebook,google,yahoo
dll),singapura memanfaatkan jasa bandara sebagai transit karena wilayahnya yang
sangat strategis diantara benua – benua
Masa perekonomian jasa ini sangat besar pendapatannya dan
sangat signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi satu daerah/Negara bagaimana
tidak 1 orang wira usahawan pendiri microsof mengasilkan 200.000 rupian sehari
Untuk 1 tempat saja disemarang restoran cepat saji Mc.Donal
bisa menghasilkan omset sebesar Rp. 900.000/bulan (sumber suara merdeka 2004)
Diseluruh dunia Mc.Donal memiliki 30.000 rumah restoran cepat
saji dengan pengunjung rata rata 50.000.000 atau setiap 1 rumah restoran cepat
saji rata rata 1.700 pengunjung
Dari situs resmi Mc.Donals
(www.Mc.Donals .com) laba bersih ditahun 2010 mencapai $4.949.000.000 atau setara dengan Rp.69.286.000.000.000 (69 triliuan 286
milliar rupiah), Yahoo menghasilkan15.7 trilliun rupiah (2008),google ;46.5
trilliun rupiah (2008),microsof ; 194.5 trilliun rupiah (2008),facebook ;8.4
trilliun rupiah (2008)
Theory multiplier effect
Satu kegiatan bisnis akan dapat menggerakan kegiatan bisnis
yang lain
Sebagai contoh dari kegiatan ;
Ø
Wira usaha mandiri
Tukang Surabi ,dari sorang Tukang Surabi bisa menggerakan atau memberikan
keuntungan dikegiatan bisnis lain
Misalnya bahan dari Surabi
1. Tepung
beras / Beras ; berasal dari padi petani berarti secara tidak lgsg sudah
memberikan keuntungan kepada petani,untuk menjadi beras yg bisa dimasak petani
membutuhkan tempat penggilingan padi,angkutan yang mendistribusikan beras
sampai ke pasar,pedagang ,beras,kuli –kuli dipasar dll
Dari satu bahan pokok tepung beras
memberikan manfaat keuntungan kepetani > penggilingan padi >
pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang beras>pekerja pasar >
penggiling beras menjadi tepung
dari 1 bahan pokok nasi uduk bisa
memberikan keuntungan kepada minimal 5 kegiatan bisnis lainya
2. kelapa/santan
kelapa dapat mendatangkan keuntungan
Dari pemilik kebun kelapa >
pekerja pengambil kelapa > angkutan untuk transportasi sampai kepasar >
pedangang kelapa > pekerja pekerja pasar
3. gula
aren dapat mendatangkan keuntungan
Penyadap getah aren bahan dasar gula
> pembuat gula aren > angkutan
untuk transportasi sampai kepasar > pedangang gula > pekerja pekerja
pasar
4. Inovasi
rasa misalnya dari buah buahan nangka,Durian,nanas,sirsak,dll dapat
mendatangkan keuntungan
petani buah > pekerja pengambil buah > angkutan
untuk transportasi sampai kepasar > pedangang buah > pekerja pekerja
pasar
Ø
Wira usaha Mikro
Ruman makan,restoraan seafood bisa
menggerakan atau memberikan keuntungan lebih banyak lagi dikegiatan bisnis lain
Dari bahan dasar rumah makan /
restoran seafood
1. Nasi
; dari beras beras memberikan manfaat keuntungan ke-petani > penggilingan
padi > pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang beras>pekerja pasar
>
2. Ikan,cumi,udang
dll ; dari nelayan
>pengangkut/perusahaan transportasi>pedagang ikan > pekerja pasar
3. Bumbu
bumbu cabe,bawang-bawang,rempah rempah dll tentunya juga akan mendatangkan
keuntungan dikegiatan bisnis lain
4. Tempat
lokasi(sewa),peralatan,bahan operasioanal gas,listrik dll tentunya juga akan
mendatangkan keuntungan dikegiatan bisnis lain
Dan jenis jenis wira usaha lainya wira usaha Kecil,Menengah,Besar
semakin besar bidang kegiatan bisnisnya maka akan memberikan keuntungan yang lebih
luas lagi kepada kegiatan bisnis lainnya
Potensi wira usaha di
Indonesia
Potensi dari Demand / permintaan di Indonesia
1. Jumlah
penduduk terbesar no 4 dunia Sekitar 250 juta jiwa
Dari jumlah penduduk yang besar
tidak hanya manusia hewan ternak,binatang peliharaan semuanya memiliki
kebutuhan untuk memenuhi kehidupanya
Dari tempat tinggal,makanan,pakaian ,kesehatan
ditambah kebutuhan gaya hidup sesuai dengan latar belakang pendidikannya
,semakin tinggi pendidikannya akan semakin banyak untuk memiliki kebutuhan
memenuhi kebutuhanya
·
Permintaan kebutuhan tempat tinggal yang banyak > potensi untuk
bisnis property akan tinggi
·
Permintaan kebutuhan makan dari sarapan >
makan siang > makan malam> cemilan > buah buahan > minuman dll
potensi bisnis penyedia makanan/restoran,rumah makan,toko sembako,pembuat
jajanan,dll tentunya akan tinggi pula
·
Permintaan kebutuhan pakaian > dari bayi >
anak – anak >dewasa>orang tua > PRIA DAN WANITA potensi wira usaha
utuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat banyak
·
Permintaan kebutuhan kesehatan > klinik,rumah
sakit,pengobatan tradisional,pusat kebugaran,obat-obatan dll potensi wira usaha
untuk memenuhi kebutuhan tersebut terbuka luas
·
Gaya hidup,semakin tinggi pendidikan semakin
banyak kebutuhannya banyak potensi wira usaha untuk memnuhi kebutuhan gaya
hidup kebutuhan alat kecantikan,fashion,barang barang elektronik,alat
komunikasi,alat transportasi dll
2. Ragam
kultur,budaya dan keAgamaan
Hari hari besar keagamaan
,natal,idul fitri,idul adha,sekatenan,tahun baruan
Misalkan untuk memenuhi Hari besar
keagamaan natal > lampu hias,pohon cemara,kue-kue hidangan,paket travel
liburan,restoran,hotel2 dll.
Idul fitri > pakaian , kue-kue
hidangan,paket travel liburan,restoran,hotel2,angkutan transportasi,kebutuhan
alat transaksi (uang,palayanan bank dll)
Dan potensi lain untuk memenuhi kebutuhan acara kebudayaan didaerah tertentu (
solo,jogja,medan dll)
3. Luas
wilayah darat yang subur dan laut yang kaya
Potensi dari luas wilayah yg luas > perkebunan,penyedia transportasi
darat laut,udara,alat komunikasi,media cetak,media elektronik ,teknologi
pengolahan hasil laut (pengalengan ikan,dll)
Potensi suplay / penawaran di Indonesia
1. Sumber
daya alam
2. Keindahan
alam tropis dan Wilayah strategis diantara 2 benua
Kelemahan dari kelebihan yg di miliki Indonesia
1. Pendidikan
rendah
70 % penduduk indonesi berpendidikan
rendah dan bahkan masih ada yang buta aksara hal tersebut menimbulkan sulitnya
mendapat pekerjaan sehingga berdampak pada penganguran
2. Pengangguran
Jumlah penganguran yang tinggi
menimbulkan kecenderungan tingkat kejahatan yang tinggi
3. Keterbatasan
teknologi
Keterbatasan teknologi membuat
banyak kekayaan alam diindonesia dikelola oleh orang asing sehingga masyarakat
Indonesia tidak dapat manfaat yang banyak dari kekayaan alamnya sendiri
4. Mentalitas
Sifat mentalitas yang meremehkan mutu. ,yang suka menerabas ,tak percaya kepada
diri sendiri., tak berdisiplin murni ,yang suka mengabaikan tanggung-jawab
Sifat mentalitas tersebut diatas
menimbulkan kecenderungan sifat konsumtif,memperkaya diri sendiri (korupsi)
tidak memperdulikan masalah yang akan timbul dikemudian hari (masa depan)
Sumber ;
Ref bacaan Buku Kewirausahaan IV”RZ
foundation”
BPS Indonesia
Materi ajar mata kuliah kewirausahaan, Drs. Lukman Hakim MM
Replubika .com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar